Contoh “Folder” Peraga Penyuluhan Pertanian

Bagian yang aku suka selama menjalani kuliah di Fakultas Pertanian adalah terjun ke lapangan untuk menemui masyarakat. Mendengarkan masalah mereka, sesekali terkagum terhadap solusi yang mereka temukan sendiri, dan banyak merasa malu karena belum bisa membantu banyak. Ya, inilah proses belajar. Tidak bisa langsung baik, tapi perlahan menuju baik.

Salah satu tugas Praktikum Dasar-dasar Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (DPKP) adalah melakukan penyuluhan kepada petani di daerah yang sudah ditentukan. Di kelompokku, bergabung Uli, Nissa, dan Rezki. Kami bertugas melakukan wawancara di Kecamatan Berbah. Lokasinya di dekat Kids Fun. Permasalahan yang dihadapiRead More »

Iklan

Etika di Jogja : Turun Kendaraan Dulu, Kemudian Boleh Bertanya

Tetap saja ada orang yang kesasar walaupun sudah pakai maps. Wajar, teknologi secanggih apapun pasti ada kurangnya. Maps yang ada kadang belum mencakup gang maupun jalanan sempit. Menggunakan maps di daerah pedesaan pun akan lebih sulit karena ketidaktahuan kita. Walhasil, perlu untuk perlu bertanya kepada warga sekitar supaya sampai tujuan.

Walaupun sudah lama tinggal di Jogja, tetap saja ada jalan jalan yang belum aku hafal. Apalagi di daerah Kulon Progo maupun Gunung Kidul yang sedang ngehitz destinasi wisatanya. Kalau tidak pergi bareng teman-teman, rasanya aku akan kesulitan menemukan jalan hehe..

Warga Jogja di pedesaan pada umumnya bersikap santun kepada orang lain. Ramah. Saat menginjak semester 2, aku pernah mengunjungi salah satu rumah warga di Kulon Progo. Maksud kami datang hanya melakukan survey untuk mengadakan kegiatan Qurban. Ternyata sambutannya luar biasa. Ada jamuan berupa gorengan hangat, dan sebelum pulang kami diberi makan malam. Rejeki anak sholeh hehe.

Begitu pula sambutan masyarakat di Desa Sureng, Gunung Kidul saat aku mengikuti kegiatan SOREM (Study on Rural Empowerment) semacam kegiatan live in di rumah warga. Kami disambut hangat dan merasakan betul bagaimana akrabnya masyarakat desa. Modal sosial yang perlahan luntur di kalangan masyarakat perkotaan.

Di hari pertama, Pak RT sempat berceletuk mengenai apa yang ia kurang suka dari orang-orang kota.

“Wong plesir seko kota kae kurag tata kramane mas. Lha wong takon dalan kok ra mudhun seko mobil. Yo tak bablaske ben mubeng mubeng”

Terjemahnya kira kira begini..

“Orang yang berwisata dari kota itu tata kramanya kurang mas. Masa mereka bertanya jalan tapi tidak turun dari mobilnya dulu. Ya aku sasarin biar muter muter”.

Kesannya jahat ya.. tapi perlu dipahami bahwa setiap masyarakat punya nilai nilai yang mereka pegang.

Buat kalian yang akan plesir ke Jogja, dan kebetulan kesasar serta ingin bertanya jalan pada masyarakat sekitar. Ada baiknya berhentikan kendaraan dan turun sebentar. Dibuka juga helmnya. Sapa warga sekitar. Barulah mengutarakan kebingungan kalian hehe. Dengan begitu setidaknya warga sekitar akan menaruh hormat pada kalian walaupun sebelumnya belum kenal.

-TufiddinBlog

5 Solusi Buat Badan Yang Susah Diajak Bangun Pagi

Andai manusia tidur 8 jam setiap harinya, sedangkan umurnya hanya 60 tahun. Maka 8 jam dari 24 jam yang ia punya setiap harinya sama nilainya dengan ia tidur 20 tahun dari 60 tahun yang ia punya. Tidur nyenyak, berselimut tebal, kasur empuk, ruangan nyaman, apalagi ditambah hujan di saat liburan akan menghasilkan sebuah masalah “susah bangun pagi”.

Setiap manusia butuh tidur. Untuk memulihkan kembali organ-organ yang mengalami kelelahan, dan menyiapkan agar esok hari bisa bangunRead More »

Apa Itu Klitih Jogja?

Pertama kali aku dengar kata klitih saat duduk di bangku SMA.

“Gawat, Si Budi bar diklitih karo cah SMA X jaket e dirampas neng Jalan X”
(Gawat, Si Budi telah di-klitih oleh anak SMA X jaketnya dirampas di jalan X).

Setahuku, dulu anak-anak geng SMA di Jogja ada yang sering sweeping untuk mencari anak SMA lain. Diberhentikan di jalan, untuk dilukai, maupun dirampas seragamnya. Alhamdulillah di sekolahku tidak ada geng, dan semoga seterusnya tidak ada, Teladan Jayamahe! Beberapa kejadian klitih ternyata lebih parah dari sekedar merampas seragam maupun melukai. Di tahun 2017 ada beberapa kasus yang menyebabkan korban mengalami luka parah hingga meninggal dunia. Klitih yang dilakukan lebih parah, menggunakan senjata tajam dan berbahaya. Pelakunya tak lagi anak-anak sekolah, namun remaja hingga dewasa. Para pelaku klitih mencari korbannya di malam hari, di jalan-jalan sepi. Ada yang melukai, Read More »

5 Tips Menghemat Kuota Instagram Yang Perlu Kamu Coba

Setelah mengembangkan sayapnya di OS Android sosial media yang sedang hitz ini mendapat sambutan luar biasa masyarakat Indonesia. Menurut Country Director Facebook Indonesia, Sri Widowati, di pertengahan tahun 2017 ada kurang lebih 45 juta orang indonesia menggunakan IG secara aktif. Masyarakat Indonesia pun tercatat sebagai pembuat konten Instagram Story terbanyak di dunia. Sedikit-sedikit update story, biar eksis katanya hehe.

Buat mahasiswa fakir kuota kayak aku, menggunakan IG harus dengan bijak. Bagaimana tidak, menurut Mobile Manager yang ada di HPku, Instagram menghabiskan kuota paling banyak. Sekitar 3 GB per bulan. Ketahuan deh kalo sering scroll feed dan liatin Story temen-temen.Read More »

Menjadi Customer Ojek Online / Taksi Online Yang Santun

Taksi online maupun ojek online sudah banyak merambah kota-kota di Indonesia. Artinya, semakin banyak pula masyarakat yang menikmati kemudahan untuk mencari tumpangan kendaraan. Harga yang relatif murah, serta mudah digunakan menjadi poin plus ojek maupun taksi online.

Dari sekian juta orderan yang telah tercipta di seluruh Indonesia. Pasti ada saja cerita-cerita unik di dalamnya. Baik cerita dari driver maupun customer atau biasa disebut CS. Kisah-kisah lucu tentang ojek maupun taksi online sudah banyak diRead More »

Belajar Nyetir dan Rahasia Agar Cepat Mahir

Bagaimana cara cepat belajar nyetir mobil? Ada beberapa temanku yang menanyakan gimana caranya nyetir mobil biar lancar. Ketika kutanya mereka, kebanyakan masih bilang takut. Takut karena pernah nyenggol pagar atau trauma ketika mesin mati di jalan lalu diklakson pengendara lain.

Aku belajar nyetir di saat SMA lalu mengambil di kursus mengemudi saat awal-awal kuliah. Ngambil paket 3 jam dua kali pertemuan. Di kursus tidak langsung praktik, ada teorinya terlebih dahulu. Sebelum mengenalkan apa itu kopling, gas, handbrake dll, sang instruktur mengajarkanku Read More »

Ojek Online di Jogja Dari Sudut Pandang Mahasiswa

Hadirnya ojek online dan taksi online di kota-kota besar banyak membawa perubahan gaya hidup masyarakat. Orang yang semula jarang naik ojek, kemudian tergiur untuk mencoba “rasanya” naik ojek online. Membeli makanan jadi lebih mudah, tinggal membuka hape, konfirmasi kepada abang ojek online dan pesanan akan di antar sampai ke tujuan. Taksi yang tarifnya lumayan merogoh kocek, kini digantikan dengan “mobil mitra” yang tarifnya lebih terjangkau. Beberapa supirRead More »