Pengalaman Merakit Gunpla Pertamaku : SDBF “KURENAI MUSHA” RED WARRIOR AMAZING

Gunpla_Logo.svg

Libur tahun ajaran baru tahun ini terasa lama, karena bertepatan dengan libur lebaran. Saya mulai libur tanggal pertengahan Juni, aktif kuliah kembali pertengahan Agustus. Adik-adik saya di sekolah menengah libur sekitar 3 minggu. Tidak mudah mengisi liburan yang sangat lama itu, salah satu hal simpel yang bisa saya lakukan adalah menonton serial anime. Berbekal harddisk lawas, langsung meluncur ke internet cafe di jalan Kaliurang. Beberapa anime yang saya copy : Naruto, Boruto, Gundam Build

Fighter Try dan beberapa anime lainnya.

image001

Gundam Build Fighter Try adalah serial anime kelanjutan dari build fighter sebelumnya. Banyak orang bilang ini adalah iklan gunpla versi panjang. Ya betul juga sih karena memang cerita dari serial build fighter adalah mengisahkan pertarungan antar gundam plastic model (gunpla) yang dilakukan di sebuah battle arena. Masing-masing karakter mempunyai gunpla yang berbeda. Ini yang membuat saya kepengen merakit gunpla, juga kedua adik saya.

Setelah lebaran, saya mampir di Sinar Toys Klaten. Saya pelanggan pertamanya setelah libur lebaran. Koleksi gunplanya tidak terlalu banyak. Harga gunplanya mulai dari 100 ribuan hingga 400 ribuan, tergantung grade. Di toko dipajang banyak sekali gunpla yang sudah dirakit, bikin kepengen uey. Sebenarnya saya mencari lightning gundam tapi tidak ada. Pilihan saya adalah “Kurenai Musha” Red Warrior Amazing milik Lady Kawaguchi. Harganya 130 ribu, sekaligus beli nipper seharga 35 ribu untuk memotong runner.

1 Box

Sebelum merakit, saya melihat tutorial di youtube dan baca-baca artikel di internet mengenai perakitan gunpla. Hal ini penting dilakukan agar tidak terjadi kesalahan dalam perakitan, karena di dalam paket penjualan tidak disediakan part cadangan. So, konsentrasilah saat merakit.

Saya mulai merakit jam 18.30 dan selesai pukul 20.30an, cukup cepat menurut saya. Hanya sekitar 2 jam. Agar lancar merakit, biasakan baca buku petunjuknya dulu. Kesulitan yang saya alami adalah saat menempel stiker. Ada beberapa bagian yang detilnya didapat melalui stiker seperti aksen pada bahu, mata gunpla, pedang, dan kunai. Maklum hanya pakai tangan, tanpa bantuan pinset. Selain itu, membersihkan sisa potongan dari part gunpla juga tidak mudah. Kalau mau hasilnya rapi bisa memakai amplas yang dijual di toko hobi.

4 Panduan Warna dan Mode

Panduan mewarnai

5 Merakit

Rakit secara urut agar tidak kesulitan mencari part

6 Plastic Nippler

Tang ini tergolong murah 35 ribu. Tang yang mahal berkisar 300-800 ribu!

Inilah hasilnya, gunpla pertamaku. Hasilnya berbeda dengan yang ada di buku petunjuk. Gunpla yang ada di buku petunjuk sudah direpaint atau di cat ulang agar warnanya sesuai. Menurut saya, merakit gunpla sangatlah asyik. Gunpla bukan hanya mainan biasa, tapi sebuah proyek kecil yang harus kita selesaikan. Hasil akhir gunpla rakitan kita menunjukkan seberapa serius dan sabar kita saat merakitnya. Hmm mungkin beberapa bulan lagi akan ada gunpla keduaku.. kalau dibolehkan beli oleh Ibu 🙂

8 Full Mode7 Mode Canon

Coba sebutin, apa gunpla pertamamu 🙂 ?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s