Contoh “Folder” Peraga Penyuluhan Pertanian

Bagian yang aku suka selama menjalani kuliah di Fakultas Pertanian adalah terjun ke lapangan untuk menemui masyarakat. Mendengarkan masalah mereka, sesekali terkagum terhadap solusi yang mereka temukan sendiri, dan banyak merasa malu karena belum bisa membantu banyak. Ya, inilah proses belajar. Tidak bisa langsung baik, tapi perlahan menuju baik.

Salah satu tugas Praktikum Dasar-dasar Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (DPKP) adalah melakukan penyuluhan kepada petani di daerah yang sudah ditentukan. Di kelompokku, bergabung Uli, Nissa, dan Rezki. Kami bertugas melakukan wawancara di Kecamatan Berbah. Lokasinya di dekat Kids Fun. Permasalahan yang dihadapi oleh mereka adalah hama regul. Yakni semacam berang-berang yang memakan ikan-ikan secara lahap di lahan minapadi (gabungan sawah dan kolam) saat malam hari.

Kami diminta oleh para asisten untuk membuat Folder

Folder merupakan kertas lembaran yang dilipat-lipat sesuai kreativitas pembuatnya. Folder termasuk media non-massa yang sudah ditentukan siapa penerimanya. Isi folder merujuk ke persoalan dan tersusun secara sistematif. Folder biasanya berbentuk lipatan yang terdiri dari 2, 3 ,4, dan 8 halaman. Seluruh halaman mengandung gambar dan tulisan secara bolak balik. Unsur dalam folder antara lain adalah judul dan teks yang berisi keterangan tentang pesan yang disampaikan kepada sasaran.

Kelebihan folder adalah cukup menarik dan ringkas ketika dibawa karena bisa dilipat. Selain itu folder lebih detil dibanding leaflet. Folder dapat dijumpai di kantor-kantor pemerintahan dan juga digunakan untuk media promosi produk. Folder bisa dibuat secara menarik sehingga para petani lebih fokus dalam memperhatikan penjelasan.

dpkp2-copy_origdpkp-copy_orig

Folder di atas adalah saat penugasan praktikum DPKP. Hama Regul diharapkan mampu dikurangi keberadaannya dengan menanam serai di pematang sawah. Karena baunya akan menyamarkan bau ikan yang terdapat di lokasi ikan berada.

belakangDepan

Folder di atas adalah mengenai Refugia. Pernah kan melihat bunga-bunga cantik yang di tanam di pinggir sawah? Tidak hanya untuk mempercantik tampilan. Fungsi utama bunga-bunga ditanam untuk melindungi komoditas yang ada di sawah. Bunga-bunga tersebut akan menjadi rumah bagi musuh alami yang akan memangsa hama yang merusak tanaman utama 🙂

Perlu diperhatikan, folder yang baik memuat informasi yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan. Selama proses penyuluhan, kemampuan penyuluh dalam menguasai materi dan menyampaikannya kepada para petani adalah hal yang penting. Dengan persiapan yang matang, proses penyuluhan diharapkan berjalan lancar dan dapat memberi perubahan pada petani.

TufiddinBlog

Iklan

Tuliskan komentarmu...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.