Hampir Ketabrak Gara-gara Tidak Pasang Hazard Sign!

metaponsel

Sumber : metaponsel.wordpress.com

Pernakah brosis melihat mobil / truk macet di jalan? Gak jarang sopirnya hanya mencari ranting pohon yang masih ada daunnya untuk memberitahu pengguna jalan lain bahwa mobilnya sedang mogok sambil menyalakan lampu hazard. Walaupun niatnya baik, menurutku caranya kurang benar. Karena ada cara yang lebih aman bagi pengguna jalan yang lain. Yaitu memakai Triangle Hazard Sign. Alias segitiga hazard yang ditaruh di jalan dengan jarak beberapa meter dari mobil yang mogok.

Ane menulis ini karena Minggu lalu ketika melintas di Ringroad Utara ada mobil sedan mogok dan hanya diberi ranting tanpa menyalakan lampu hazard apalagi memasang triangle hazard sign. Karena mogoknya di jalur cepat, walhasil ada mobil lain yang hampir menabrak sedan mogok itu. Bahaya kan? Di jalan, bukan hanya keselamatan kita saja yang harus dijaga, juga keselamatan orang lain harus kita jaga.

Hazard Sign

Sumber : carinsurance.arrivealive.co.za

Triangle Hazard Sign biasanya warnanya mencolok agar mudah dilihat pengendara lain, juga dilengkapi reflektor agar bisa terlihat di malam hari. Ane pernah menggunakan segitiga hazard ketika mobil sedang tekor akinya di jalan. Dipasang sekitar 2 meter di belakang mobil, jadi pengendara lain tahu kalau ada mobil yang sedang mogok dan menghindarinya. Selain itu, lampu hazard mobil juga dinyalakan.

Harapan ane, pemilik mobil melengkapi perkakas di mobilnya dengan alat yang satu ini dan selalu dibawa untuk jaga-jaga. Ciaoo

Toko Hobi dan Mainan di Jogja

gunpla-grade-and-scale.jpg

Di Jogja, apa-apa ada, begitu anggapan saya. Lingkungan masyarakat di Jogja mulai heterogen, karena banyak pendatang dari luar jogja (termsuk saya :p). Tentu saja mereka memiliki kesukaan dan cara hidup yang sangat beragam. Hal tersebut adalah peluang besar bisnis bagi yang jeli dalam menerawang. Continue reading

Menguasai Bahasa

Bahasa adalah sarana komunikasi antar manusia. Dengan bahasa, manusia bisa mengutarakan maksudnya kepada orang lain, sehingga orang lain paham.

Bahasa adalah salah satu kunci mendapatkan ilmu yang lebih luas. Ilmu yang ada di dunia ini tersebar di seluruh dunia, memasuki bagian-bagian yang lebih spesifik. Sehingga ada

Continue reading

Pengalaman Merakit Gunpla Pertamaku : SDBF “KURENAI MUSHA” RED WARRIOR AMAZING

Gunpla_Logo.svg

Libur tahun ajaran baru tahun ini terasa lama, karena bertepatan dengan libur lebaran. Saya mulai libur tanggal pertengahan Juni, aktif kuliah kembali pertengahan Agustus. Adik-adik saya di sekolah menengah libur sekitar 3 minggu. Tidak mudah mengisi liburan yang sangat lama itu, salah satu hal simpel yang bisa saya lakukan adalah menonton serial anime. Berbekal harddisk lawas, langsung meluncur ke internet cafe di jalan Kaliurang. Beberapa anime yang saya copy : Naruto, Boruto, Gundam Build

Continue reading

Moral Value From NARUTO Series

thumb-1920-135625

Sumber : alphacoders.com

Naruto Uzumaki adalah tokoh fiksi yang bercita-cita menjadi seorang hokage di Desa Konoha. Cerita perjalanannya menjadi hokage diwarnai banyak hal seperti pencarian Sasuke, perlawanan terhadap akatsuki, dan pertemuan dengan shinobi-shinobi dari desa lainnya.. Continue reading

Ketika Islam Dibenturkan dengan Kebhinnekaan dan NKRI

Sebagai seorang muslim, pendapat saya terwakili oleh tulisan Pak Rinaldi Munir dalam blog pribadinya.

Hendaknya setiap orang menjaga lisannya dari perkataan yang buruk, tak terkecuali di jejaring sosial. Karena tulisan mengambil hukum perkataan.

Catatanku

Sebagai orang Islam, saya merasa cukup sedih ketika umat Islam dituding intoleran, radikal, anti-kebhinnekaan, anti-NKRI, anarkis, dan sebagainya. Sebutan-sebutan negatif itu berlangsung selama Pilkada hingga Ahok divonis bersalah dan dihukum dua tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara baru-baru ini.

Pilkada DKI memang kental dengan nuansa SARA. Puncaknya ketika Ahok dianggap menistakan Al-Quran dengan kasus Al-Maidah 51 yang sama-sama kita ketahui. Pro kontra terhadap ucapan Ahok itu telah membangkitkan sentimen keagamaan yang meluas di  seluruh tanah air. Aksi-aksi demo yang bertubi-tubi yang diikuti oleh ratusan ribu hingga jutaan umat Islam di Jakarta,  demo di mana-mana di seluruh negeri, dan perang kata-kata di media sosial, telah membuat situasi negara ini menjadi tambah panas. Hampir-hampir saja negara ini diambang perpecahan. Peserta demo-demo itu dituding anti-kebhinnekaan, radikal, intoleran, dan anti NKRI. Saya tidak mengerti kenapa disebut demikian, mungkin karena yang demo itu memakai sorban, peci, berbaju putih-putih, menggemakan takbir, dan sasaran demo…

View original post 530 more words

Mahasiswa UGM, Jangan Latah Budaya, Mari Berkontribusi Untuk Bangsa

Arus globalisasi membuat orang semakin berubah orientasi hidupnya. Mulai menjadi manusia yang materialis, hingga tidak jarang menerjang adat istiadat dan aturan agama untuk memperoleh hal yang diinginkan. Tak terkecuali mahasiswa, mereka juga merasakan betul dampak globalisasi. Sehingga bisa lupa, bahkan tak sadar ketika mereka menerjang adat istiadat maupun norma yang berlaku di kampusnya.

Universitas Gadjah Mada telah meluluskan lebih dari 275.000 Continue reading